Minggu, 08 Juni 2014

Perintah-Perintah dasar LINUX

  1. Getdit
    Perintah untuk merubah isi file / dokumen yang berextensi *.text  pada sistem operasi linux. Contoh: $gedit Lucid => perintah gedit seperti keterangan diatas adalah perintah untuk membuat file .txt .
  2. Mkdir
    Perintah ini digunakan untuk membuat suatu directory kosong, syntax sederhana dari perintah mkdir contohnya adalah:  root@lsp-bnsp:/home/fathur# mkdir direktoricoba  
    fungsinya adalah untuk membuat direktori dengan nama direktoricoba yang ada di dalam direktori fathur
  3. Cat
    Perintah ini hanya untuk melihat file tanpa bisa melakukan editing Syntax sederhana dari cat adalah: root@lsp-bnsp:/home/fathur#  cat index.html 
    fungsinya untuk melihat isi dari file index.html selain untuk melihat file, perintah cat juga bisa digunakan untuk membuat file dengan menggunakan syntax dibawah ini: root@lsp-bnsp:/home/fathur#  cat > coba.php 
  4. Echo
     Fungsi perintah ini adalah untuk Menampilkan tulisan yang di buat setelah perintah echo dan itu tidak disimpan.Contoh : # echo 123456789
  5. Rm
    Perintah untuh menghapus file. Contoh rm /opt/lampp/htdocs/Joomla.zip ini berarti anda menghapus file Joomla.zip dalam folder /opt/lampp/htdocs/
  6. Mv
    Perintah ini mempunyai 2 fungsi yang berbeda yaitu dapat digunakan untuk memindahkan file (move) atau bias juga untuk mengganti nama dari suatu file (rename) Contoh dari syntax perintah mv  adalah:  root@lsp-bnsp:/home/fathur#  mv index.html home.html 
    Jika syntax nya seperti di atas maka berfungsi untuk mengganti nama dari file index.html menjadi home.html namun apabila syntaxnya seperti:  root@lsp-bnsp:/home/fathur#  ||  mv /home/fathur/index.html /var/www/home.php   

    Fungsinya bukan hanya merename file, namun memindahkan file dari direktori asalnya ke direktori tujuan, dalam hal ini direktori tujuannya adalah /var/www.
  7. Cd
    Perintah ini di gunakan untuk berpindah direktori, apabila perintah ini dijalankan tanpa ada syntax lain di belakangnya, akan mengarahkan ke direktori home user yang sedang login. Contoh dari syntax perintah cd  adalah:  root@lsp-bnsp:/home/fathur# cd  
    fungsinya untuk kembali ke directory di atasnya dalam hal ini ke direktori home yang ada di atas dari direktori fathur  root@lsp-bnsp:/home/fathur# cd /var/www 
    fungsinya adalah untuk berpindah dari direktori /home/fathur ke directory /var/www
  8. Clear
    Perintah ini digunakan untuk membersihkan layar dari console 
    root@lsp-bnsp:/home/fathur#  clear

Sistem Operasi (Open Source dan Close Source)

Sistem operasi (Operation System) adalah perangkat lunak (software) yang mengatur semua sumber daya dalam komputer. Sumber daya ini dapat berupa perangkat keras (hardware) maupun program aplikasi.

Ada 2 macam sistem operasi :
 
1.Open source
    Open source adalah perangkat lunak dimana kode program terbuka dan disediakan oleh pengembangnya secara umum agar dapat dipelajari, diubah atau dikembangkan lebih lanjut dan disebar luaskan. Jika ada pembuat perangkat lunak yang tidak mengizinkan kode programnya diubah atau dimodifikasi, maka bukanlah disebut sebagai open source walaupun kode program dari perangkat lunak tersebut tersedia.
       Open source (kode program terbuka) dipopulerkan tahun 1998. Sejarah perangkat lunak open source lahir sejak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Berkeley, Carnegie Mellon, dan MIT pada tahun 1960-an dan 1970-an.Sistem operasi open source dinggap menguntungkan, khususnya oleh para pengguna open source. Beberapa keuntungan dan kerugian dari open source :

Keuntungan
  1. Banyak tenaga (SDM) yang berperan mengerjakan proyek
  2. Kesalahan (bugs, error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
  3. Kualitas hasil lebih terjamin karena komunitas melakukan evaluasi
  4. Lebih aman
  5. Hemat biaya
  6. Tidak mengulangi development

Kekurangan
  1. Kurangnya SDM yang dapat memanfaatkan open source
  2. Tidak adanya proteksi terhadap HAKI

Contoh Sistem operasi yang termasuk Open Source adalah
  • Linux:Ubuntu, Red Hat,  Mandriva, CentOS, Fedora, Blankon, OpenSUSE, Clear OS
  • Open BSD dan Free BSD
  • Open Solaris dan Solaris
  • Android


2. Close Source
     Close Source adalah Sistem operasi yang codenya tidak dibuka untuk umum, pemilik code yang close source bisa membagi source codenya melalui lisensi dengan gratis maupun membayar. meskipun gratis, lisensi tertentu bisa membuat sebuah sistem operasi tidak sepenuhnya open source. Misalnya jika lisensi tersebut ada larangan untuk memodifikasi code, maka sistem operasi ini tidak open source.

Keuntungan Closed Source
  1. Kestabilan sistem terjamin karena ada penangung jawab resmi.
  2. Support langsung dari pemilik aplikasi /program.
  3. Mudah mendapatkan sertifikasi.
  4. Lebih mudah digunakan / dipelajari / dipahami karena mayoritas pengguna menggunakannya ( pada daerah tertentu ).
Kekurangan Close Source
  1. Tidak ada support khusus / langsung dari pembuat (developer).
  2. Celah yang terbuka, bisa dimanfaatkan untuk pengambilan informasi.
  3. Sosialisasi pemakaian, agak sulit, karena umumnya pengguna menggunakan close source (e.g.Windows),hanya pada daerah tertentu).
  4. Sulit untuk mendapatkan sertifikasi.
  5. Adanya lisensi yang mengharuskan pengguna untuk menyediakan dana /financial.
  6. Pengembangan terbatas.
  7. Diperlukan antivirus.
  8. Aplikasi umumnya tersedia berbayar.
  9. Deteksi kelemahan aplikasi menunggu feedback dari pengguna.
Contoh Sistem operasi yang termasuk Close Source adalah
  • Microsoft Windows

Sistem Operasi Handphone

Sistem operasi ponsel adalah software utama yang melakukan menejemen dan kontrol terhadap hardware secara langsung serta menejemen dan mengotrol software-software lain sehingga software-software lain tersebut dapat bekerja. Sehingga suatu system operasi ponsel (mobile operating system) akan bertanggung jawab dalam mengoperasikan berbagai fungsi dan fitur yang tersedia dalam perangkat ponsel tersebut seperti, skedulling task, keyboard, WAP, email, text message, sinkronisasi dengan aplikasi dan perangkat lain, memutar musik, camera, dan mengontrol fitur-fitur lainnya.
  Semakin berkembangnya tekhnology didunia ini, juga mempengaruhi perkembangan tekhnology dibidang handphone yaitu sistem operasi handphone. Sekarang ini banyak perusahaan yang berlomba-lomba membuat sebuah sistem operasi handpone yang mudah digunakan ( user familiar).Berikut ini macam-macam sistem operasi handphone yang berada di sekitar kita :

1.iOS adalah sistem operasi mobile Apple. Dikembangkan awalnya untuk iPhone, kemudian telah digunakan juga pada iPod Touch, iPad dan Apple TV. Apple tidak mengizinkan OS untuk dijalankan pada hardware pihak ketiga. Interface pengguna iOS didasarkan pada konsep manipulasi langsung, menggunakan gerakan multi-touch. Elemen kendali Interface terdiri dari slider, switch, dan tombol. Interaksi dengan OS mencakup gerakan seperti menggesekkan, penyadapan, mencubit, dan sebaliknya mencubit.

Kelebihan:

  1. Multitasking.
  2. Navigasi mudah.
  3. Terintegrasi penuh dengan OS Apple yang lain.
  4. Dukungan multimedia sangat baik.
  5. User Interface yang interaktif.
  6. Tersedia AppStore untuk memenuhi kebutuhan user.      
  7. Mendukung GPS.
Kekurangan:
  1. Tidak support flash (Safari Mobile).
  2. Penempatan antena kurang baik.
  3. Standar aplikasi pengembang sangat ketat.
2.Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler berbasis linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh berbagai macam peranti penggerak. Awalnya Google Inc. membeli Android Inc., perangkat baru yang membuat perangkat lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah open Handset Alliance, konsorium dari34 perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi seperti Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcommn, T-Mobile, dan Nvidia.

 Kelebihan:
  1. Open source.
  2. Multitasking.
  3. Kemudahan dalam notifikasi.
  4. Mendukung banyak hardware mobile.
  5. Management widget yang flexibel.
  6. Tersedia banyak aplikasi pendukung.
  7. Dukungan penuh dari Google.
  8. User Interface yang interaktif.
  9. Telah mendukung HTML5.
  10. Tersedia Android Market untuk memenuhi kebutuhan user.
  11. Mendukung GPS.
Kekurangan:
  1. Harus terus update untuk memperbaiki bug.
  2. Banyak terpampang iklan dalam aplikasi.
3.Windows Mobile adalah salah satu sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Microsoft  dan di desain untuk digunakan pada smartphone dan perangkat nirkabel lainya. Versi saat ini disebut Windows 7 Mobile. OS ini berbasis pada Windows CE 7 Kernel, dan fitur-fiturnya dikembangkan menggunakan Microsoft Windows API. Windows Mobile didesain sedemikian rupa agar mirip dengan versi Windows Desktop. Sebagai tambahan, third party software development tersedia untuk Windows Mobile. Pertama kali dirilis sebagai sistem operasi Pocket PC 2000, kebanyakan perangkat Windows Mobile dilengkapi dengan Stylus Pen, yang mana di gunakan untuk memasukan perintah-perintah dengan cara men-tap-nya di layar.

Kelebihan:
  1. Dukungan penuh dari Microsoft.
  2. Aplikasi office yang lengkap.
  3. Tersedia Android Market untuk memenuhi kebutuhan user.
  4. Tersedia fitur Find My Phone untuk mengetahui lokasi ponsel anda.
  5. Tersedia fitur Live Tiles untuk memberikan informasi pada homescreen ponsel anda.
Kekurangan:
  1. Mudah terserang malware.
  2. Keterbatasan multitasking (hanya untuk aplikasi tertentu).
  3. Aplikasi bawaan dari sistem kurang memadai (tidak ada file transfer bluetooth, Windows Explorer, Silverlight).
  4. Tidak mendukung internet tethering.
4. BlackBerryOS adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan RIM yang mendukung layanan multitasking untuk produk BlackBerry. BlackBerry diperkenalkan tahun 1997 oleh Perusahaan Kanada, Research in Motion(RIM) yang mampu menyampaikan informasi jaringan data nirkabel. BlackBerry mulai dikenalkan di Indonesia pada Desember 2004 oleh operator di Indonesia. Pasar BlackBerry mulai diramaikan oleh berbagai operator dengan menyediakan berbagai pilihan layanan seperti BlackBerry Internet Service dan BlackBerry Enterprise Server. BES+ adalah layanan gabungan dari BES dan BIS, ditujukan bagi pelanggan korporasi sehingga pelanggan dapat menerima dan mengirim email kantor yang berbasis Microsoft Exchange, Novel Wise, Lotus Domino dan 10 akun e-mail berbasis POP3/IMAP melalui telepon genggam. Sejauh ini, fasilitas BlackBerry memang baru dimanfaatkan oleh para pengguna pribadi dan korporasi, belum merambah hingga bidang pemerintahan dan intelijen seperti di negara-negara lain.

Kelebihan:
  1. Fungsi BBM yang digunakan untuk chatting antar blackberry.
  2. Customize Theme untuk user level untuk mendesign thema blackberrynya sendiri.
  3. Fungsi geotag pada blackberry berGPS yang berisikan informasi.
  4. Tampilan akses multimedia yang sangat nyaman untuk digunakan.
  5. Fitur firewallnya,sangat efektif dalam memblok sms/mms/phone call yang tidak kita inginkan.
  6. System full backup/recover mempermudah user dalam membackup data-data penting.
Kekurangan:
  1. Belum mendukung conference call.
  2. Tidak ada aplikasi native untuk menerima dan mengirimkan fax.
  3. Spell check yang membantu pengecekan kesalahan ketik hanya dapat berjalan jika selesai diketik semua.
  4. Sinkronisasi antara email di blackberry dan server kurang maksimal.
  5. Browser bawaan blackberry tidak sempurna menampilkan webpage ber-javascript dan animasi.

5. Symbian OS
adalah sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. Saat ini Symbian OS banyak telah banyak digunakan oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi mobile pada berbagai jenis produk mereka yang bervariasi. Variasi dari sisi hardware ini dimana Symbian OS diimplementasi dapat dimungkinkan karena sistem operasi ini memiliki antarmuka pemprograman aplikasi (Application Programming Interface; API). API mendukung terhadap komunikasi dan tingkah laku yang umum pada hardware yang dapat digunakan oleh objek aplikasi lain. Hal ini dimungkinkan karena API merupakan objek antarmuka yang didefenisikan pada level aplikasi, yang berisikan prosedur dan fungsi (dan juga variabel serta struktur data) yang mengelola/memanggil kernel dimana sebagai penghubung antara software dan hardware. Dengan adanya standar API ini membantu pihak pengembang untuk melakukan penyesuaian atas aplikasi yang dibuatnya agar dapat diinstal pada produk telepon bergerak yang bermacam-macam.

Kelebihan:
  1. Sistem stabil.
  2. Hemat Baterai.
  3. Mendukung video call.
  4. User Friendly.
  5. Banyak dukungan aplikasi.
Kekurangan:
  1. Interface yang statis.
  2. Mudah terserang malware.

Macam-Macam Distro Linux dan Perbedaannya

Distro Linux merupakan singkatan dari distribusi Linux, yaitu sebuah sebutan untuk sistem operasi komputer yang mirip Unix. Dimana kernel yang digunakan adalah kernel Linux, bukan kernel Unix. Istilah Linux sendiri digunakan untuk menyatakan bahwa sistem operasi ini di-ilhami dari sistem operasi Unix yang telah lebih dulu populer. Linux merupakan singkatan dari Like Unix. Berikut ini macam-macam distro Linux :

1. Lycoris
Lycoris adalah distro linux yang telah membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon, maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis dan Anda perlu membayar dengan sejumlah "dollar US". Berikut tampilan dari Lycoris .


2. Xandros

Xandros memiliki integrasi lebih baik dengan jaringan Windows, mampu menjalankan aplikasi OfficeXP, mampu meresize partisi NTFS saat instalasi, dll. Xandros juga bukan merupakan produk gratis tetapi komersial.
Secara singkat Xandros menawarkan kelebihan berikut:
  1. Lima langkah instalasi grafis yang mudah
  2. Manajemen partisi terintegrasi
  3. Tampilan yang familiar
  4. Aplikasi berkualitas dari para engineer Xandros
  5. Kompatibilitas dengan file format Microsoft 
3. Lindows
Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan produk komersial.Berikut ini tampilan dari Lindows.

4. Linare

Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.Berikut ini tampilan dari Linare .




5. Debian/GNU Linux

Debian GNU/Linux adalah distro non komersial yang dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama melalui Internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang harus tetap ada pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas apt-get. Apt-get adalah sebuah utilitas baris-perintah yang dapat digunakan secara dinamis untuk meng-upgrade sistem Debian GNU/Linux melalui apt-repository jaringan archive Debian yang luas. Milis dan forum debian selalu penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dll. Dengan adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang Debian dengan cepat. Keuntungan dari Debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan dengan baik, dan pengembangannya secara terbuka. Berikut ini adalah tampilan dari Debian.



6. Linux-Mandrake

Linux-Mandrake adalah salah satu distro turunan dari Red Hat Linux yang menyediakan banyak pengembangan dan aplikasi 'pre-configured' dan didukung banyak bahasa di seluruh dunia. Distro ini dikenal mudah untuk pemula dan cocok untuk kelas desktop tapi tidak menutup kemungkinan untuk dijadikan platform pada server. Optimasi untuk prosesor kelas Pentium ke atas membuat Linux-Mandrake dapat berjalan dengan baik pada platform tersebut.Berikut ini adalah tampilan dari Linux-Mandrake.



7. Red Hat Linux

Red Hat adalah distro yang cukup populer di kalangan pengembang dan perusahaan Linux. Dukungan-dukungan secara teknis, pelatihan, sertifikasi, aplikasi pengembangan, dan bergabungnya para hacker kernel dan free-software seperti Alan Cox, Michael Johnson, Stephen Tweedie menjadikan Red Hat berkembang cepat dan digunakan pada perusahaan. Poin terbesar dari distro ini adalah Red Hat Package Manager (RPM). RPM adalah sebuah perangkat lunak untuk memanajemen paket-paket pada sistem Linux kita dan dianggap sebagai standar de-facto dalam pemaketan pada distro-distro turunannya dan yang mendukung distro ini secara luas.Berikut ini adalah tampilan dari Red Hat Linux.



8. Slackware
Distronya Patrick Volkerding yang terkenal pertama kali setelah SLS. Slackware dikenal lebih dekat dengan gaya UNIX, sederhana, stabil, mudah dikustom, dan didesain untuk komputer 386/486 atau lebih tinggi. Distro ini termasuk distro yang cryptic dan manual sekali bagi pemula Linux, tapi dengan menggunakan distro ini beberapa penggunanya dapat mengetahui banyak cara kerja sistem dan distro tersebut. Slackware adalah tertua yang masih tegar bertahan di segala jaman. Hari ini dengan bangga merilis generasi barunya Slackware versi 11 diantara gelombang peluncuran distro-distro besar lainnya seperti Mandriva 2007 dan tidak lama lagi Fedora 6. Berikut ini adalah tampilan dari Slackware.


9. Turbo Linux

Turbo Linux merupakan salah satu distro Linux yang diminati oleh perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia. Produk berbasis Linux dengan kinerja tinggi ini dimanfaatkan untuk pasar workstation dan server terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan. Beberapa produk-produknya: TurboLinux Workstation untuk dekstopnya, TurboLinux Server untuk backend server dengan kinerja tinggi terutama untuk penggunaan bisnis di perusahaan, e-commerce dan transaksi B2B (Business-to-Business). Berikut ini adalah tampilan dari Turbo Linux.




10. Knoppix

Knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di hard-disk. Aplikasinya sangat lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan dari knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard-disk seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar. Distro ini berbasis Debian GNU/Linux. Berikut ini adalah tampilan dari Knoppix.



11.OpenSUSE
OpensSUSEadalah distro Linux versi komunitas yang didukung dan disponsori oleh Novell. OpenSUSE merupakan distro Linux open source dan gratis yang menjadi dasar pengembangan bagi distro Linux komersil yang disediakan oleh Novell, SUSE Linux Enterprise Server (SLES) dan SUSE Linux Enterprise Desktop (SLED).Salah satu keunggulan utama dari OpenSUSE dibandingkan distro Linux lainnya adalah kelengkapan pustaka dan berlimpahnya software yang disertakan. Bersama Red Hat, SUSE adalah distro Linux versi awal yang terus bertahan dan berkembang hingga sekarang. Berikut ini adalah tampilan dari Open SUSE.

Langkah-Langkah menginstall OS Linux - Ubuntu

Sebelum melakukan instalasi Linux Ubuntu, terlebih dahulu memperhatikan spesifikasi hardware minimal, berikut ini spesifikasi hardware minimal :
  • Computer yang akan diinstalkan OS Ubuntu , minimal memory 384MB.
  • Hardisk free space direkomendasikan  5GB.
  • Processor minimal Pentium III .
Setelah computer sesuai dengan spesifikasi minimal hardware, selanjutnya menjadikan flash disk sebagai bootable sistem operasi, berikut ini adalalah langkah-langkahnya :
  1. Disini menggunakan sistem operasi Windows XP 3 untuk membuat instalan flashdisk . buka software unetbootin. Pada bagian “Diskiamage” pada tombol

       
  2. (tombol browse) yang berfungsi untuk mengambil filo ISO yang berada di dalam hardisk.
  3. Gambar ini menunjukkan bahwa file ISO berada di partisi D.
  4. Setelah itu klik tombol (ok) dan tunggu sampai selesai sehinnga unetbootin meminta untuk merestar computer. Itu tanda nya proses sudah selesai.


Proses Instalsi Linux Ubtuntu
  1. Tekan tombol Power pada komputer (untuk menghidupkan komputer), masuk ke BIOS dengan cara tekan "delete" atau "F2" sesuai dengan jenis BIOSnya.
  2. Pada BIOS, atur booting pada urutan pertama menggunakan USB Drive, ke-2 pada Harddisk Drive.
  3. Lalu tekan F10 (pilih menu Exit & Save), komputer akan restart.
  4. Tancapkan USB Flashdisk ke Komputer.
  5. Komputer akan membaca instalasi sistem operasi dari Flashdisk, tunggu sampai muncul jendela instalasi, seperti gambar berikut :

  6. Pada jendela instalasi pemilihan bahasa , Pilih bahasa dan klik tombol "Install Ubuntu 10.04 LTS" untuk melanjutkan .


  7. Layar kedua akan menampilkan peta bumi. Setelah pemilihan lokasi, waktu sistem akan menyesuaikan.Klik tombol "Forward" setelah Anda memilih lokasi yang Anda inginkan.


  8. Pada layar ketiga, Anda dapat memilih layout keyboard yang diinginkan.Klik tombol "Forward" bila Anda telah selesai dengan konfigurasi keyboard . Biasanya paling banyak menggunkan keyborad USA. 


  9. Pada layer keempat terdapat 4 pilihan :
    Jika Anda memiliki sistem operasi lain (misalnya Windows XP) dan Anda ingin sistem dual boot, pilih :

    • Pilihan pertama : "Instal mereka berdampingan, memilih di antara mereka pada setiap startup."
    • Pilihan Kedua : "Jika Anda ingin menghapus sistem operasi yang ada, atau hard drive sudah kosong dan Anda ingin agar installer secara otomatis mempartisi hard drive Anda, pilih pilihan kedua, "Gunakan seluruh disk (Use entire disk)"
    • Pilihan Ketiga : "Gunakan ruang terbesar bebas terus-menerus" dan akan menginstal Ubuntu 10.04 di ruang unpartitioned pada hard drive yang dipilih.
    • Pilihan Keempat : "Tentukan partisi secara manual" dan dianjurkan HANYA untuk pengguna tingkat lanjut, untuk membuat partisi khusus atau memformat hard drive dengan filesystem lain dari yang default. Tetapi juga dapat digunakan untuk menciptakan partisi / home, yang sangat berguna jika Anda menginstal ulang seluruh sistem.

  10. Tabel partisi akan terlihat seperti gambar dibawah ini. Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan instalasi . 

  11. Pada layar ini, isi kolom dengan nama asli Anda, nama yang ingin Anda gunakan untuk login di UbuntuOS (juga dikenal sebagai username yang akan diminta untuk log in ke sistem), password dan nama komputer (secara otomatis, tetapi bisa ditimpa), lalu klik ombol forwad.

  12. Klik tombol instal untuk melanjutkan instalasi, lalu tunggu hingga prosess instalasi berhasil.

  13. Setelah beberapa menit (tergantung spesifikasi komputer Anda), sebuah jendela pop-up akan muncul,yang memberitahukan bahwa instalasi selesai, dan Anda harus me-restart komputer untuk menggunakan sistem operasi Ubuntu yang baru diinstal. Klik tombol "Restart Now". 

  14. Setelah restart akan muncul jendela login untuk masuk ke desktop linux ubuntu, masukan nama dan password, lalu klik " log in ". 

Proses Booting pada Sistem Operasi

Tahap awal pada proses booting yang dilakukan oleh sistem operasi adalah bootsrap loader. Bootsrap loader adalah aplikasi pertama yang dijalankan BIOS sesaat setelah booting. Bootloader akan meload kernel yang menjalankan sistem operasi, serta bertujuan untuk melacak semua alat input dan alat output yang terpasang atau terhubung pada komputer.. Dalam beberapa sistem, terdapat bootloader yang berbeda. Bootloader Windows, berbeda dengan Bootloader Linux, Berbeda juga dengan bootloader BSD.
Secara umum, gambaran tahapan-tahapan yang terjadi pada proses booting adalah sebagai berikut:
  1. Saat komputer dihidupkan, memorinya masih kosong. Belum ada instruksi yang dapat dieksekusi oleh prosesor. Oleh karena itu, prosesor dirancang untuk selalu mencari alamat tertentu di BIOS ( Basic Input Output System) ROM. Pada alamat tersebut, terdapat sebuah instruksi jump yang menuju kealamat eksekusi awal BIOS. Setelah itu, prosesor menjalankan Power On Self Test(POST), yaitu memeriksa kondisi hardware yang terhubung pada komputer.
  2. Setelah itu, BIOS mencari Video Card. Secara khusus dia mencari BIOS milik Video Card. Kemudian sistem BIOS menjalankan Video Card BIOS. Barulah sesudah itu, Video Card di inisalisasi.
  3. Kemudian BIOS memeriksa ROM pada hardware yang lain, apakah memiliki BIOS yang tersediri apakah tidak. Jika ya, maka akan dieksekusi juga.
  4. Lalu BIOS melakukan pemeriksaan lagi, misalnya memeriksa besar memori dan jenis memori. Lebih lanjut lagi, dia memeriksa hardware yang lain, seperti disk. Lalu dia mencari disk dimana proses boot bisa dilakukan, yaitu mencari boot sector. Boot sector ini bisa berada di hard disk, atau floppy disk.
Pada windows, proses start up booting dapat diuraikan sebagai berikut :
  1. MBR (Master Boot Record) adalah sebuah program yang sangat kecil yang terdapat pada sector pertama hardisk, MBR kemudian me-load suatu program bernama NTLDR ke dalam memori.
  2. NTLDR kemudian memindahkan komputer ke “flat memory model” (bypassing the 640KB memory restrictions placed on PCs) kemudian membaca file BOOT.INI.
  3. Jika komputer mempunyai beberapa partisi yang bootable, NTLDR akan menggunakan informasi yang terdapat pada file BOOT.INI untuk menampilkan pilihan boot, apabila hanya terinstall windows xp saja maka tampilan menu akan dilewati dan windows akan me-load windows xp.
  4. Sebelum meload windows xp, NTLDR membuka program lain ke dalam memory yang disebut NDETEC.COM. File ini melakukan pengecekan semua hardware yang terdapat pada komputer. Setelah semua hardware ditemukan, NDTECT.COM memberikan kembali informasi tersebut ke NTLDR.
  5. NTLDR kemudian berusaha me-load versi Windows XP yang dipilih pada step 3. Hal ini dilakukan dengan menemukan file NTOSKRNL pada folder System32 yang terdapat pada directory windows xp . NTOSKRNL adalah program utama pada system operasi windows yaitu sebuah “kernel” Setelah kernel tersebut di-load ke memory, NTLDR passes control of the boot process to the kernel and to another file named HAL.DLL. HAL.DLL controls Windows’ famous hardware abstraction layer (HAL)
  6. NTOSKRNL kemudia menangani proses boot selanjutnya. Langkah pertama adalah meload beberapa “low-level system drivers”. Kemudian NTOSKRNL me-load semua file-file yang dibutuhkan untuk membuat “core” sistem operasi windows xp.
  7. Kemudian, Windows akan memverifikasi apakah terdapat lebih dari satu konfigurasi hardware profile pada komputer, kalau terdapat lebih dari satu hardware profile windows akan menampilkan menu pilihan, tetapi apabila hanya terdapat satu profile maka windows akan langsung me-load default profile.
  8. Sesudah windows mengenali hardware profile yang digunakan, windows kemudian me-load semua device driver untuk semua hardware yang terdapat pada komputer, Pada saat ini tampilan monitor menampilkan “Welcome To Windows XP boot screen”.
  9. Terakhir windows menjalankan semua service yang dijadwalkan secara otomatis. Pada saat ini tampilan monitor menampilkan “logon screen”.
Dan berdasarkan prosesnya, booting dapat dikenali dengan beberapa jenis, yaitu:
  1. Cold Boot → Boot (proses menghidupkan komputer) yang terjadi pada saat komputer dalam keadaan mati. Cold boot dilakukan dengan cara  menghidupkan komputer dengan menekan tombol switch power. Booting dingin mendaur ulang akses memori acak komputer sekaligus juga menghapus virus-virus yang mungkin berada dalam memori sebelumnya.
  2. Warm Boot → Boot (proses menghidupkan komputer) yang terjadi pada saat komputer dialiri listrik kembali dan listrik dimatikan hanya sejenak. Dengan tujuan mengulang kembali proses komputer dari awal. Warm Boot ini biasanya terjadi disebabkan oleh software crash atau terjadi pengaturan ulang dari sistem. Atau Warm boot bisa juga diartikan mengaktifkan kembali tanpa harus dimatikan terlebih dahulu, misalnya dengan menekan tombol reset, atau memencet sekaligus tombol CTRL+ALT+DEL pada sistem operasi Disk Operating System (DOS). Me-restart komputer dengan menekan Ctrl+Alt+Del atau melakukan shutdown dan restart. Booting panas ini dapat dideteksi dan dimanipulasi oleh virus.
  3. ­­­­­­­Soft Boot → Boot (proses menghidupkan komputer) yang dikendalikan melalui sistem.
  4. Hard Boot → Boot (proses menghidupkan komputer) yang dilakukan dengan cara dipaksa.
  5. ReBoot → Peristiwa mengulang kembali sistem dari awal. reBoot dilakukan oleh beberapa hal, antara lain seperti sistem tidak bereaksi dalam beberapa lama, atau terjadi perubahan setting dalam sistem.

Minggu, 01 Juni 2014

Langkah-Langkah men-setting Konfigurasi BIOS

Sebelum anda instal windows, terlebih dahulu konfigurasi BIOS (Basic Input Output Sistem). 

Langkah-Langkah BIOS :
  • Langkah ke 1 = Tekan tombol power pada PC dan monitor untuk menghidupkan komputer anda. PC akan segera melakukan proses booting.
  • Langkah ke 2 = Segera menekan tombol (DELETE) pada keyboard untuk masuk kemenu BIOS/CMOS setup.
 

  • Langkah ke 3 = Anda akan masuk BIOS, hal pertama yang harus anda lakukan adalah men-seetting waktu yang akan digunakan oleh sistem komputer. Aturlah melalui menu (main).system Time). untuk mengubahnya gunakan tombol (+)(-) dan tombol (Tab)pada keyboard and.

  • Langkah ke 4 = Selanjutnya dengan cara yang sama, ubahlah tgl pada sistem komputer anda, melalui system (date).
  • Langkah ke 5 = Setelah men-seetting waktu dan tanggal dari sistem, jika mau anda juga dapat memasang pasword bios agar agar orang lain tidak dapat mendapat mengubah setelan Bios yang anda buat, caranya pilih "SUPERVISOR PASWWORD" , lalu tekan tobol(+) pada keyboard, selanjutnya masukan pasword anda books Enter pasword, lalu klik (Enter). masukan kembali paswword anda pada boks confirm pasword, kemudian klik kembali enter, sekarang status opsi supervisor pass word sudah menjadi enabled.
  • Langkah ke 6 = Bila PC anda dipakai beramai-ramai, anda juga bisa men setting user pasword untuk masing-masing pengguna. manfaatkan saja menu (user pasword). cara pengaturannya sama saja seperti pengaturan pada supervisor pasword.
  • Langkah ke 7 = sekarang bukalah menu (Advanced)dengan menekan tombol (++)( arah anah kekanan) pada keyboard anda, lau pilih ( lau pilih [ device konfiguration] kemudian [enter].
  • Langkah ke 8 = Disini anda dapat menggunakan fitur on board, pada mother board,anda. misalnya, bila anda menggunakan kartu suara dan modem yang bukan on board, ubahlah opsi on [on-board AC97 Audio controller] dan [on board AC97] modem controller] menjadi disabled] dengan menekan tombol [+] pada keyboard anda, selanjutya klick [ESC] untuk kembali ke menu [advanced].
  • Langkah ke 9 = Sekarang pilih opsi [OCI Configuration] lau tekan enter, kemudian agar slot USB anda berfungsi, set opsi [USB function] menjadi [Enabled]. Jika belum anda bisa mengubahnya dengan menekan tombol [+] jika sudah kembali ke menu [advanced] dengan menekan tombol [ESC].
  • Langkah ke 10 = Selanjutnya dengan menu [boot].

Untuk memudahkan sistem penginstalan sistem operasi yang akan dilakukan setelah ini, ubah pengaturan boot dari PC. Kemudian set CDROOM sebagai boot device pertama, atau jika anda ingin melakukan penginstalan dari "flasdisk" ganti CDROOM dengan nama flashdisk.


Kemudian Hardisk sebagai boot device ke-2, dan Floopy Boot device ke-3 (Disable jika anda tidak memilihnya). dengan menggunakan tombol [+] atau [-]. Gunannya agar setiap kali booting, komputer mencari adanya sistem operasi di CD-ROOM dlu, baru kemudian hardisk dan Floopy.



  • Langkah ke 11 = Masukan CD instalasi windows XP ke cd-room drive, setelah itu pilih menu [exit],[exit saving change] untuk keluar dari Bios dan menyimpan pengaturan yang anda buat tadi. Selanjutnya komputer akan restart. dan jika tadi anda mengaktifkan user password, maka akan muncul user password. isi password tersebut agar komputer dapat melanjutkan prosees Booting.